Siswa SDN Karangrejek II Menjalani Skrining Jantung

Siswa kelas I SDN Karangrejek II menjalani skrining jantung. Hal ini untuk mendeteksi ada tidaknya kelainan jantung pada anak-anak. Skrining ini dilakukan oleh RSUP Dr Sardjito/Fakultas Kedokteran UGM bagian jantung bekerja sama dengan puskesmas Wonosari I. 

Menurut Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setjaningastutie sebagaimana dikutip dari Republika.co.id, apabila gejala penyakit jantung sudah diketahui sejak dini, harus dikelola dengan baik. Sehingga, nantinya pada saat melahirkan tidak mengalami masalah lagi.

"Karena kondisi jantungnya sudah dikelola sejak awal. Kalau kelainan jantungnya diketahui setelah mau menikah maka sudah terlambat mengintervensinya,"

Lebih lanjut, Pembayun mengatakan, jika penyakit jantung diketahui pada anak-anak, biasanya dia mengalami kelainan jantung bawaan. Karena itu, untuk intervensi kelainan jantung bawaan ini perlu waktu lama.

Sehingga, bila dilakukan intervensi lebih awal maka hasilnya akan lebih baik. Dan, ia menambahkan, bila yang bersangkutan hendak menikah dan punya anak dia sudah sadar dengan kondisi-kondisi tertentu. 

Kegiatan

Berita

Copyright © 2019 Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Gunungkidul